Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bankesbangpol) Kabupaten Temanggung menginisiasi kegiatan dialog kebangsaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai upaya memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
Kepala Bankesbangpol Kabupaten Temanggung, Tri Raharjo, mengatakan kegiatan yang digelar bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) setempat pada Senin (1/6/2026) malam tersebut menjadi wadah pertemuan berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga keturunan Tionghoa, Arab, dan unsur masyarakat lainnya yang hidup berdampingan di Temanggung.
“Keberagaman yang ada perlu dirawat melalui ruang-ruang dialog agar tidak hanya dipahami sebagai perbedaan, tetapi menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan. Karena itu, Bankesbangpol membuka ruang diskusi yang memungkinkan berbagai elemen masyarakat saling mengenal dan memahami satu sama lain,” katanya, Selasa (2/6/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan di halaman Bankesbangpol dengan tajuk Ngobrol Pembauran Kebangsaan itu digelar bertepatan dengan momentum Hari Lahir Pancasila dan mengangkat tema relevansi Pancasila bagi generasi muda. Tema tersebut dipilih, karena dekat dengan kehidupan anak muda, sekaligus penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Tri menegaskan, Bankesbangpol berkomitmen menjadikan kantornya sebagai “Rumah Kebangsaan”, yakni rumah bersama bagi generasi muda untuk berdiskusi, bertukar gagasan, dan menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Melalui forum tersebut, pemerintah dapat mendengar langsung berbagai pandangan, masukan, maupun keresahan yang berkembang di kalangan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat. Bankesbangpol kemudian berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah agar berbagai persoalan dapat disampaikan melalui dialog yang konstruktif.
Kegiatan itu, jelasnya, juga dihadiri unsur pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta sejumlah organisasi masyarakat.
“Bankesbangpol berencana menggelar kegiatan serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan, kesatuan, dan semangat kebangsaan di Kabupaten Temanggung,” tuturnya.
Sementara itu, pada momen tersebut ditandatangani Ikrar Pembauran Kebangsaan lintas pelajar, mahasiswa, dan pemuda Kabupaten Temanggung. Ikrar itu berisi lima poin, mulai dari meningkatkan keimanan hingga mengajak seluruh warga menjaga Temanggung sebagai ruang hidup yang aman, nyaman, sejahtera, dan ramah.







