TEMANGGUNG.RILISJATENG.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, memastikan distribusi air bersih bagi wilayah yang mengalami kekeringan akan terus dilakukan secara rutin selama musim kemarau.
Salah satu wilayah yang telah menerima bantuan sebanyak 10 ribu liter air bersih adalah lima dusun di Desa Gentan, Kecamatan Kranggan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, mengatakan pendistribusian air bersih ke Desa Gentan akan dilakukan secara berkala setiap dua hingga tiga hari sekali selama masyarakat masih mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
“Ini kan kemarin ada permintaan dari pihak Desa Gentan karena debit air mulai berkurang, terus meminta kepada kami untuk droping air bersih. Kemudian kami lakukan asesmen di lokasi, memang beberapa sumber air memang sudah kering, dan droping air akan rutin, dan berkoordinasi dengan pihak desa. Manakala masih membutuhkan, kita cukupi sampai memang benar-benar bisa mencukupi kebutuhan air,”ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Selain Desa Gentan, BPBD Temanggung juga terus memantau perkembangan kondisi di wilayah lain yang berpotensi mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau.
Totok mengimbau masyarakat maupun pemerintah desa untuk segera melaporkan kepada BPBD Temanggung apabila terdapat wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
“Masyarakat, maupun pemerintah desa diminta segera melaporkan ke BPBD Temanggung apabila terdapat daerah yang membutuhkan bantuan air bersih agar penanganan dapat dilakukan secepatnya,”katanya.
Di samping itu, masyarakat juga diimbau menghemat penggunaan air serta memanfaatkan bantuan air bersih secara bijak, terutama untuk kebutuhan pokok seperti minum dan memasak.
Upaya penyaluran air bersih tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi BPBD Temanggung dalam menghadapi dampak musim kemarau yang berpotensi memperluas wilayah terdampak kekeringan. Dengan pemantauan secara berkala, pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di daerah yang mengalami penurunan ketersediaan sumber air.
BPBD Temanggung juga terus memperkuat koordinasi bersama pemerintah desa dan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat waktu selama kondisi kemarau masih berlangsung.
